Senin, 18 Maret 2013

TNI AD Terima Enam Helikopter Angkut



Penulis : Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana | Jumat, 15 Maret 2013 | 13:31 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Untuk meningkatkan kinerja dan tugas-tugas TNI Angkatan Darat di lapangan, PT Dirgantara Indonesia (DI) menyerahkan enam unit helikopter angkut tipe Bell-421 EP kepada Kementerian Pertahanan RI. Proses penyerahan alutsista tersebut dilakukan di hanggar Rotary Wing PT DI Jalan Pajajaran Kota Bandung, Jumat (15/3/2013).

Dari data yang diperoleh Kompas.com, penyerahan enam unit helikopter tersebut didasarkan pada kontrak jual beli No. TRAK/145/PLN/III/2012/AD tertanggal 6 Maret 2012, antara Kemenhan dan PTDI dengan sumber dana berasal dari Fasilitas Kredit Ekspor TA 2009.

"Semoga dengan penyerahan enam helikopter ini akan membawa pengaruh besar bagi kemampuan TNI, khususnya TNI AD dalam menghadapi tugas-tugas yang semakin berat," kata Direktur Utama PT DI Budi Santoso saat ditemui di tempat penyerahan.

Sementara itu, Budi juga mengatakan kalau perakitan enam helikopter yang mayoritas komponennya masih dibawah lisensi Bell Tektron USA ini dipercepat sebelum masa tenggat waktu November 2013.

"Enam helikopter ini sebenarnya akan diserahkan September, Oktober dan November 2013. Tapi kami terpaksa lembur karena permintaan dipercepat demi mendukung rencana latihan gabungan TNI," beber Budi.

Di tempat yang sama, Kepala Branahan Kemhan RI Laksamana Muda TNI Rachmad Lubis mengatakan dengan diserahkannya enam helikopter itu sebelum waktu yang ditentukan, telah membuktikan kemampuan industri alat pertahanan dalam negeri bisa bersaing dengan produk luar negeri.

"Kita juga ingin meminimalkan ketergantungan kita terhadap alutsista dari luar negeri. Kami juga mendukung PT DI untuk meningkatkan profesionalisme sehingga bisa bersaing dengan produk luar negeri," ujar dia.

Sementara itu, Wakasad Letjen TNI Moeldoko mengatakan enam heli tersebut akan dimanfaatkan untuk menambah kekurangan alutsista di empat skuadron yaitu Skuadron 11 Serbu, Skuadron 12 Serbu, Skuadron 21 Serbu dan Skuadron 31 Serbu.

"Karena jenisnya yang bisa dimanfaatkan sebagai alat serbu maka heli ini akan melengkapi jumlah alutsista heli yang kita miliki sekarang, yang baru berjumlah 23, yaitu 15 heli serang dan delapan armada serbu," ujarnya. Ketika ditanya soal target, Moeldoko mengatakan kalau TNI AD memiliki rencana untuk melengkapi setiap skuadron dengan 12 heli serbu. Editor : Kistyarini