Jumat, 15 Maret 2013

Pangdam Jamin Kalbar Aman



Kamis, 14 Maret 2013

Kubu Raya – Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Ridwan menjamin Kalbar selalu aman dengan kebersamaan seluruh komponen bangsa di daerah ini. “Saya yakin dan percaya bahwa media itu bisa memengaruhi maju mundurnya suatu daerah. Untuk itu dengan kunjungan ini kita dapat bekerja sama membangun daerah,” kata Mayjen TNI Ridwan ketika silaturahmi ke Redaksi Rakyat Kalbar, Rabu (13/3).

Pangdam bersama para asisten Kodam XII Tanjungpura tiba di Graha Pena Kalbar pukul 10.30, disambut Pemimpin Umum Djunaini KS bersama jajaran redaksi. Suasana akrab kekeluargaan mewarnai dialog berbagai masalah di Kalbar.

Menyinggung kasus Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumsel, Mayjen TNI Ridwan menilainya sebagai tindakan yang tidak etis dan kasar. “Tindakan tersebut sangat tidak terpuji dan salah, karena melanggar aturan yang berlaku. Untuk itu pun kasus tersebut harus diproses secara hukum,” ungkapnya.

Di Kalbar, Ridwan mengungkapkan dirinya selalu mengingatkan kepada kodim, komandan satuan, korem, untuk selalu membina hubungan yang baik dengan kepolisian. Selama ini hubungan selalu dibangun dengan menggelar latihan bersama, olahraga bersama. “Tak terkadang saya ketika melakukan kunjungan ke satuan-satuan, saya biasanya mengunjungi polsek-polsek terlebih dahulu,” ucapnya.

Mayjen TNI Ridwan mengingatkan, aparat keamanan dan kamtibmas di Kalbar selalu bahu-membahu untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kita tidak ingin lagi adanya kerusuhan seperti dulu, konflik etnis yang menempatkan kita kembali bersikap primitif dan sadis. Kita tidak ingin itu lagi,” tegasnya.

Yang pasti, selain hubungan TNI-Polri di Kalbar sangat baik, koordinasi dengan Kapolda Kalbar dalam menjaga keamanan wilayah Kalbar selalu terjalin. Bahkan Pangdam menjamin di Kalbar ini yang beragam suku dan agama, untuk tetap mengantisipasinya dengan cara mengerahkan satuannya untuk menyelesaikan permasalahan yang kecil agar tidak melebar.

“Mulai dari hal kecil kesalahpahaman tentang suku maupun agama, kita cepat bergerak meredam permasalahan itu jangan sampai membesar. Selama ini sudah kita sepakati kalau ada masalah di daerah maupun kecil, kita panggil semuanya baik dari lurah, camat, tokoh masyarakat, maupun kepolisian,” paparnya.

Saat ini Kota Pontianak, Kalbar umumnya, kondusif dan aman untuk semua masyarakat melaksanakan kegiatannya, kehidupannya. “Saya pastikan kondisi Kalbar saat ini sudah aman terkendali, dan saya menjamin hal tersebut, jika hubungan baik seperti ini selalu terbangun,” ujarnya.
Transmigrasi terpadu

Sementara itu, bicara masalah perbatasan, Pangdam akan terus menjalankan program transmigrasi terpadu sebagai ketahanan dan pertahanan wilayah. “Kita sudah teken MoU dengan Menakertrans untuk menempatkan transmigrasi terpadu bersama anggota TNI. Jadi nantinya, anggota TNI AD yang akan pensiun ditempatkan di perbatasan membangun bersama warga setempat,” ungkap Ridwan.

Menurut Pangdam, dengan pendekatan kesejahteraan masyarakat, dukungan infrastruktur dari pemerintah dengan membangun jalan sepanjang perbatasan, pertahanan, dan ketahanan wilayah akan terjaga. “Silakan saja investor masuk, kita bersama masyarakat perbatasan, tentara dan transmigran akan bekerja membangun baik itu perkebunan maupun pertanian,” kata Ridwan.

Bahkan, dengan mengerahkan prajurit untuk membangun jalan sepanjang perbatasan, jauh lebih efektif dan murah. “Selama ini kita sudah membantu masyarakat, termasuk tentara mengajar di sekolah-sekolah perbatasan,” tutur Pangdam. (Reporter: Taufik) Sumber : www.equator-news.com