Senin, 02 September 2013

Amankan Sembako Di Puncak Jaya_TNI Tewas Ditembak



PENEMBAKAN terhadap ang­gota TNI kembali terjadi di Pa­pua. Kemarin, seorang anggota TNI Pratu Andre Candrayansyah menjadi korban"penembakan saat sedang membantu polisi meng­amankan pasokan kebutuhan po­kok warga.

Kabid Humas Polda Papua I Gede Sumerta Jaya menyatakan, peristiwa terjadi Sabtu, pukul 14.30 waktu setempat di Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Pun­cak Jaya. Saat melakukan penga­manan, sekelompok bersenjata menyerang anggota TNI. "Kita sangat menyesalkan adanya kejadian ini," ujarnya, kemarin.

Kejadian ini, akan mengganggu pro­ses pendistribusian kebutuhan masya­rakat sehingga harga-harga barang di Papua akan semakin mahal. Penyuplai bahan-bahan tentu akan trauma dan ta­kut ke daerah tersebut.

Informasi yang lebih detail me­nyebutkan, kejadian bermula saat seke­lompok orang bersenjata, diduga kelompok OPM pimpinan Goliat Tabuni menyerang pos TNI di Tinggi Nambut. Mereka menembaki pos dengan spora­dis. Anggota TNI bertahan, sehingga terjadi kontak senjata.

Saat peristiwa, Andre tertembak di bagian perut dan meninggal dunia di tempat. Sebelum melarikan diri, kelompok itu merebut senjata milik Andre. Mereka kemudian lari masuk hutan.

Kapendam XVII/Cendrawasih Kol Inf Lismer Lumban Siantar menyata­kan, aparat gabungan TNI kini sedang mengejar pelaku penembakan tersebut. Namun saat ini pelaku masih belum di­ketahui pasti.

Kasubdispenum TNI AD Kolonel Zaenal M membenarkan peristiwa pe­nembakan ini. "Benar, info dari Kapendam (Kepala Penerangan Kodam) Cen­drawasih, pada 31 Agustus 2013 pukul 14.15 WIT telah terjadi kontak tembak antara Timsus Satgasban kekuatan 17 per­sonel Dpp Ltt Inf Hery Ismoyo yang se­dang melaksanakan ambush (penyerga­pan) dengan OPM bersenjata di daerah Tingginambut," ujar Zaenal, kemarin.

Zaenal menduga, pelaku penemba­kan tersebut adalah kelompok OPM atau Organisasi Papua Merdeka. Setelah kejadian itu, pihaknya telah menu­runkan tim evakuasi dari Dpp Dandim 1714/PJ yang terdiri atas 26 personel menuju lokasi penembakan, membantu proses evakuasi korban.

Menurut Zaenal, Pratu Andre me­ninggal saat perjalanan evakuasi dari tem­pat baku tembak menuju pos TNI. Je­nazah telah disemayamkan di RSUD Mu­lia, Puncak Jaya, Papua. "Pukul 21.00 WIT, jenazah sudah tiba di Kota Mulia, Puncak Jaya," jelasnya. (usu/NET), Sumber Koran: Rakyat Merdeka (02 September 2013/Senin, Hal. 09)