Kamis, 12 September 2013

Tanggapan KSAD Soal Penembakan Bripka Sukardi

Rabu, 11/09/2013 13:51 WIB, Jakarta - Penembakan terhadap polisi kembali terjadi. Kali ini seorang Bripka ditembak orang tak dikenal di depan Gedung KPK saat mengawal 6 truk yang membawa elevator part, Selasa (10/9) malam. KSAD Jenderal Budiman mengatakan pihaknya siap jika diminta bantuan pengamanan.

"Kalau kita diminta bantuan kita siap, apa yang diinginkan bantuannya kita siap," ujar Budiman usai menerima Brevet Komando Kehormatan di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (11/9/2013).

"Soft power kita siap, ingin hard power, tergantung keputusan hukum yang diminta bantuan pada kita," imbuh Budiman.

Danjen Kopassus Mayjen TNI Agus Sutomo memberikan langsung tanda kehormatan itu kepada Budiman. Sebelumnya, acara dibuka dengan atraksi 20 penerjun payung dari TNI AD dari ketinggian 7 ribu kaki. Usai acara, Budiman yang mengenakan baju loreng hijau-merah dan baret merah yang juga khas Kopassus sempat diangkat di pundak para Kopassus sembari menyanyikan mars Kopassus.

Bripka Sukardi ditempat orang tak dikenal tepat di depan gedung KPK, Selasa (10/9) malam. 4 Peluru menembus tubuhnya. Sukardi pun tersungkur dan meregang nyawa. Saat itu, Sukardi tengah mengawal 6 truk pembawa elevator part dari kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara ke kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Anggota Polairud Polri ini meninggalkan seorang istri dan 3 anak. Sukardi dimakamkan di Taman Makam Sunan Giri, Rawamangun, Jakarta Timur siang ini.