Senin, 02 September 2013

Aksi Saling Tembak di Depan Rumah Makan, Ini Kata Pangdam II Sriwijaya



Minggu, 1 September 2013 18:29 WIB


TRIBUNNEWS.COm - Adanya aksi tembak menembak antara anggota kepolisian dan diduga Badan Intelijen Strategis (BAIS), Kodam II Sriwijaya, hingga saat ini masih melakukan penyelidikan dengan menurunkan langsung Detasemen Intel Kodam (Deninteldam) II Sriwijaya.

"Sementara  masih dalam proses penyelidikan Denitel Kodam,"kata Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo YP melalui Kapendam II Sriwijaya, Kolonel Inf Afianto saat dihubungi Tribun Sumsel, Minggu (1/9/2013) petang.

Perwira dengan melati tiga ini mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut soal itu, terkait masalah apa,  dan apa benar anggota BAIS, dan bisa saja bukan dari kesatuan TNI, melainkan warga sipil.
"Inikan masih diduga anggota BAIS, jadi bisa saja bukan, termasuk dari orang sipil tak bertanggung jawab,"terangnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (31/8/2013) sekitar pukul 11.30 WIB terjadi aksi saling tembak antara petugas kepolisian dan pria bersenjata di depan RM Pagi Sore Indralaya.

Dalam kejadian tersebut Polres Ogan Ilir (OI) berhasil mengamankan truk bernopol BG 8069 LC bermuatan minyak dengan berat tiga ton, yang diduga merupakan buntut dari aksi saling tembak tersebut.