Jumat, 18 Oktober 2013

TNI dan Polri Bangun Rumah Warga Korban Gempa di Buton



Kamis, 17 Oktober 2013 | 17:53 WIB


KENDARI, KOMPAS.com - Aparat TNI dan Polri di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, mulai melakukan kerja bakti membangun kembali rumah warga yang rusak akibat gempa berkekuatan 4,6 Skala Richter yang mengguncang daerah itu.

Kapolres Buton Ajun Komisaris Besar Polisi, M. Fahrurrozi mengatakan, mulai Kamis (17/10/2013) pihaknya bersama anggota TNI bergotong- royong mendirikan kembali bangunan rumah warga dan fasilitas publik yang mengalami kerusakan akibat gempa.

"Pascagempa yang terjadi pada malam Selasa lalu, jajaran kepolisian dan pemerintah daerah sudah melakukan evakuasi dan pendataan, hari ini  kami bersama dengan TNI membantu warga untuk melakukan kerja bakti terhadap ratusan rumah warga yang kena musibah," terang Fahrurrozi ditemui usai mengikuti Rakor Kesiagaan dan Pengaman Krisis BNPT di Kendari, Kamis (17/10/2013).

Fahrurrozi mengatakan, Polri dan TNI berusaha membantu mengurangi beban masyarakat yang terkena dampak dari bencana alam tersebut. Selain melakukan kerja bakti, pihaknya juga tetap melakukan distribusi bantuan terhadap warga korban gempa, jika mereka belum mendapatkan bantuan.

Lebih lanjut Fahrurozi menegaskan, kepolisian dan TNI juga melakukan pengamanan di sejumlah rumah yang ditinggal mengungsi. “Kami bersama TNI tetap stand by untuk melakukan penjagaan di rumah warga. Jumlah personel yang kami turunkan dari Polres Buton yakni 25 personel, dari Polsek Batauga dan Sampolawa sebanyak 15 personel dan Brimob 15 Personel, kami juga dibantu dari TNI," jelasnya.

Patroli di setiap rumah yang ditinggalkan penghuninya mengungsi, sebagai wujud tugas dan tanggung jawab yang harus diemban demi terciptanya rasa aman. "Semua rumah warga yang ditinggalkan kami jaga sesuai dengan protap pengamanan, kami pastikan agar tetap aman sehingga tidak satu pun barang-barang yang ditinggalkan hilang," lanjutnya.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan 4,6 Skala Richter yang terjadi pada malam takbiran Idul Adha lalu mengguncang Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Akibat gempa, ratusan rumah warga rusak, sehingga menyebabkan ribuan orang terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. (Editor : Kistyarini)