Kamis, 24 Oktober 2013

Aset Kodam Diponegoro Diselewengkan

Sumber Koran: Sinar Harapan (22 Oktober 2013/Selasa, Hal. 05)

SEMARANG - Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Sunindyo, menduga ada penyelewengan pengelolaan sejumlah aset milik institusi TNI AD dengan nilai miliaran rupiah. "Aset tanah Kodam IV/Diponegoro seluas 3.000 hektare bernilai miliaran rupiah, yang tersebar di berbagai wilayah, tidak jelas pengelolaannya," kata dia, di Semarang, Senin (21/10).

Menurut dia, pengelolaan yang tidak jelas tersebut dapat berakibat pada penyelewengan, bahkan "penghilangan" aset Kodam IV/Diponegoro. Artinya, pelan-pelan status hukum, pemakaian, serta kepemilikan aset itu bisa berpindah tangan.

Salah satu pengelola aset Kodam IV/Diponegoro adalah Yayasan Rumpun Diponegoro. Ia menuturkan, Markas Besar TNI AD telah menerbitkan surat perintah tentang penataan ulang aset milik seluruh Kodam yang telah ditindaklanjuti.

Ia mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan yakni penandatanganan pernyataan bersama Yayasan Rumpun Diponegoro, tentang pengakuan dan penyerahan aset Kodam IV/Diponegoro. "Selama ini, pengelolaan aset oleh yayasan itu tidak pernah dilaporkan ke Kodam," ujarnya. (Ant),