Selasa, 13 Agustus 2013

Personel TNI Survei Jembatan IVtoke dan Kpodo di Kongo Kongo, Pelita



Pelita, Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni (Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-J/Monusco melak­sanakan survei terhadap jem­batan rusak akibat hujan de­ras yang melanda wilayah timur negara Republik Demokratik Kongo dan sekitarnya beberapa rninggu belakang ini,.

Adapun jembatan yang rusak tersebut berada di dua lokasi yang berbeda yakni jembatan Moke yang terletak di Desa ' Moke, 15 Km sebelum Faradje dan jembatan Kpodo yang berada di Desa Kpodo, 15 Km setelah Faradje.

Langkah TNI melaksanakan survei tersebut setelah men­dapat perintah dari Monusco (Mission de I'Organisation derepublic des Nation Unies Pour la Stabilisatioren Republique Democratique du Congo) yang mendapatkan lapaoran dari masyarakat.

Dengan mendapat pengawa­lan dari pasukan khusus Guasfor, tim survey Satgas Kizi TNI Konga XX-J/Monusco yang dip­impin langsung oleh Letkol Czi Irfan Siddiq selaku Komandan Satgas (Dansatgas) berangkat dari Base Camp Bumi Nusan­tara Dungu, menuju lokasi jem­batan yang rusak.

Untuk tiba di lokasi jem­batan itu sendiri, pihak TNI ha­rus menempuh perjalanan yang sukar dengan melintasi jalan yang berlumpur dan dikelilingi hutan belantara selama 5 jam. Namun kondisi tersebut tidak membuat personel TNI meny­erah. Hal itu terbukti pihak TNI berhasil mencapai lokasi dua jembatan yang rusak.

Menurut Dansatgas Kizi TNI Letkol Czi Irfan Siddiq, dari ha­sil pantauan disimpulkan bahwa kedua jembatan tersebut mengalami longsor akibat deb­it air sungai yang meluap sam­pai ke badan jalan. Air sungai tersebut menggerus beberapa bagian dari jembatan dan me­nyebabkan jembatan tersebut terendam air.

"Terputusnya kedua jem­batan tersebut di atas mengaki­batkan terhambatnya arus lalu-lintas utama pendistribusian lo­gistik dari Uganda menuju Kon­go, demikian pula sebaliknya", kata Letkol Czi Irfan Siddiq. (ay)